Kamis, 21 Juni 2012

Pertemuan 2


PENGKODEAN, SINYAL DAN DATA ANALOG DAN DIGITAL
komputer hanya mengenal dua arus, yaitu on atau off, dalam  istilah  angkanya sering  dikenal dengan (satu) atau 0 (nol). Kombinasi arus on atau off ini membuat komputer melakukan banyak hal, baik dalam mengenalkan huruf, gambar, suara, bahkan film film menarik yang anda tonton dalam format digital. Sistem akusisi adalah sistem yang merubah sinyal analog menjadi sinyal digital.






Dalam sistem akusisi ada emapat komponen penting yang penting :
1.     Input analog : mengubah sinyal input analog dari sensor menjadi bentuk bit
2.     Output analog :mengubah data digital yang tersimpan dalam komputer menjadi sinyal digital.
3.     Input / output digital: untuk masukan dan keluaran nilai digital
4. Counter / timer digunakan pada saat perhitungan, pengukuran frekwensi dan perioda, pembangkit pulsa.

Dalam sistem komunikasi digital, pesan yang dikeluarkan oleh sumber umumnya dikompresikan menjadi bentuk lain yang lebih efisien. Proses tersebut dilakukan dalam source encoder, dimana informasi dari sumber dikonversikan menjadi deretan digit biner yang efisien dengan jumlah digit biner yang digunakan dibuat seminimal mungkin.
1.      Pengkodean
Modulasi adalah proses encoding sumber data alam suatu sinyal carrier dengan frekuensi. Empat kombinasi yang ada pada komunikasi ini adalah:
·         Data digital, sinyal digital
·         Data digital, sinyal analog
·         Data analog, sinyal analog
·         Data analog, sinyal digital

  2.      Sinyal Analog
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontiniu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/ karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog.
Gelombang pada Sinyal Analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
·         Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
·         Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
·          Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

    3.    Sinyal Digital
Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.Teknologi Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau/noise, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Sinyal Digital juga biasanya disebut juga Sinyal Diskret.
Sinyal Digital sering juga diartikan sebagai deretan pulsa voltase putus-putus yang berlainan dan masing-masing memiliki ciri-ciri tersendiri. Setiap pulsa merupakan sebuah elemen sinyal ,Elemen sinyal merupakan data yang ditranmisikan melalui pengkodean bit data ,Dimana Biner 0 = Level voltase lebih rendah. Dan Biner 1 = Level voltase yang lebih tinggi
Sistem Sinyal Digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi system digital.
Sinyal digital  memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog:
1.      Sinyal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog.
2.      Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
3.      Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
4.        Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
5.      Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.

          http://bang-okoj.blogspot.com/2011/07/mengunci-row-pada-ms-excel.html









Tidak ada komentar:

Posting Komentar